Jadi Pjs Rektor UI, PR Dirjen Dikti Numpuk
JAKARTA - Tugas Dirjen Dikti Djoko Santoso kini bertambah. Tidak hanya berkutat pada regulasi dan perkembangan pendidikan tinggi di Tanah Air, Djoko juga mendapatkan tanggung jawab untuk menjadi pemimpin tertinggi di Universitas Indonesia (UI) selama dua bulan mendatang.
Djoko menyebut, saat ini UI memasuki babak baru untuk memulai pilihan terkait pimpinan mereka lima tahun mendatang. Dia menilai, tanggung jawab yang diberikan kepadanya meliputi pelaksanaan rutin serta mengawal pemilihan rektor.
"Pemahaman saya sederhana, sebagai Pjs, saya mengemban tugas melaksanaan tri dharma di UI agar berjalan dengan baik serta mambantu Majelis Wali Amanat (MWA) memilih rektor UI yang baru. Sebab, UI bagi saya seperti orangtua sendiri dari Institut Teknologi Bandung (ITB)," ujar Djoko dalam sambutannya pada acara serah terima jabatan dengan Rektor UI Gumilar Rusliwa Somantri di Gedung D lantai 3 Kemendikbud, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (14/8/2012).
Mantan Rektor ITB itu mengungkap, konflik yang melanda UI merupakan sebuah pertanda untuk masa depan UI yang lebih baik. "Saya selalu menyimak perkembangan kasus UI yang sangat menarik. Semoga dengan adanya peristiwa ini menjadi tanda bagi UI untuk berkembang lebih besar lagi," tukas Djoko.
Dia menyatakan, di balik konflik yang melanda UI, masih terdapat semangat yang sama untuk membangun kampus tersebut. "Saya percaya kita semua memiliki semangat yang sama untuk membesarkan UI. Maka, kita harus mengedepankan berpikir dengan hati," paparnya.











0 komentar:
Posting Komentar