Sajikan Software & Panduan DVD Ripping, 4 Wartawan Ditangkap


detail berita

TOKYO - Sejalan dengan undang-undang hak cipta yang baru di Jepang, polisi menangkap empat wartawan majalah atas tindakan menyediakan perangkat lunak dan panduan yang berkaitan dengan DVD ripping. Dilansir Digital-digest, Selasa (24/7/2012), empat jurnalis dari Sansai Books bertanggungjawab untuk edisi majalah yang memberikan rincian tentang DVD ripping. Selain itu menyediakan pula tools yang tersedia secara gratis terkait DVD ripping.

Unfair Competition Prevention Act (UCPA) secara tegas menjerat siapapun yang melakukan tindakan seperti menyediakan software dan panduan DVD ripping tersebut menjadi aksi kriminal. Polisi turun tangan setelah peringatan diterbitkan kepada para penerbit untuk menghentikan penjualan majalah itu. Belum diketahui hingga saat ini mengapai Sansai Books menjadi sasaran. Padahal, pesaing media lainnya juga menerbitkan majalah yang serupa dan puluhan masih tersedia untuk dijual di websiteseperti Amazon Jepang. 

Menurut Otaku Newsblog pertama yang menyampaikan kabar tersebut, mengungkapkan teori bahwa pemerintah mungkin ingin membuat contoh dari Sansai Books sebagai peringatan pada media yang lain. Dalam peraturan atau hukum hak cipta di Jepang, orang yang tertangkap menonton video bajakan diwebsite seperti YouTube, dapat dikenai sanksi penjara selama 2 tahun. Melakukan backup DVD secara pribadi juga dinilai sebagai perbuatan kriminal.

Wikipedia menerangkan, DVD ripping terkait dengan program software yang memiliki fasilitas menyalin (copy) konten dari DVD ke Hard Disk Drive (HDD). Software ini berfungsi mentransfer video pada DVD menjadi format yang berbeda, bisa di-edit atau backup konten DVD itu serta mengkonversi video itu agar dapat diputar di media players atau perangkat mobile. Beberapa DVD rippers meliputi fitur tambahan seperti dukungan Blu-ray, DVD dan Blu-ray Discdecryption serta copy protection removal.

posted under |

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Followers

    Advertise


Recent Comments