Mantan CEO, Dany Bahar Gugat Lotus & DRB-Hicom


detail berita

KUALA LUMPUR – Pada Juni lalu, Group pemilik Lotus, DRB-Hicom resmi memberhentikan Dany Bahar dari jabarannya sebagi CEO (Chief Executive Officer). Pemecatan itu dilakukan karena menurutnya, kinerja Dany yang di bawah standar.

Namun, kini Dany telah mengajukan gugatan kepada Lotus dan DRB-Hicom untuk mengganti rugi kesalahannya dalam melakukan pemecatan. Ia menggugat Lotus dan DRB-Hicom membayar ganti rugi sebesar 6,7 juta Poundsterling atau setara Rp100,5 miliar.

“Dany Bahar dipecat setelah Lotus melakukan penyelidikan kepemimpinannya. Kami percaya, tindakan itu benar dan kami akan berusaha keras untuk menentang dan mempertahankan klaim,” kata DRB dalam pengajuan banding di pengadilan.

Sebelum dipecat, Dany Bahar telah memiliki sejumlah rencana untuk memajukan Lotus. Namun rencana besar Dany sempat mengalami kendala saat Proton menjadi pemilik Lotus dan dibeli oleh investor automotif Malaysia DRB-Hicom.

Saat ini, posisi CEO yang ditinggalkan Dany Banar digantikan oleh Aslam Farikullah, sebagai salah satu dari tiga eksekutif DRB-Hicom.

posted under |

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Followers

    Advertise


Recent Comments