Kadung Pede, Selecao Akui Superioritas Meksiko
LONDON – Kegagalan merebut emas perdana Olimpiade, tak pernah terbayangkan Brasil tim U-23 Brasil sebelumnya. Meski begitu, secara ksatria, treinador Mano Menezes mengakui Meksiko lebih superior ketimbang armadanya.
Tim sepakbola putra Meksiko U-23, sukses merebut emas pertama Olimpiade di partai final kontra Seleção muda, Sabtu Malam (11/8/2012), di Wembley. El Tri menang 2-1 berkat dwigol Oribe Peralta. Sementara gol penghibur Brasil, dicetak Hulk de Souza di injury time babak kedua.
Seiring setelah melewati babak Grup dengan digdaya, Brasil tampil sebagai favorit juara, terlebih usai favorit lainnya, Spanyol, sudah keburu gugur di babak Grup. Tapi apa yang terjadi di Wembley kemarin malam adalah anti-klimaks. Jelas, kekalahan ini menumbuhkan duka mendalam di segenap skuad Brasil, termasuk Menezes sendiri.
“Saya sedih, kami menjalani performa yang hebat sebelum mencapai final. Kami percaya diri bisa merebut emas, tapi kami tak bisa menyamai penampilan kami sebelumnya,” sesal Menezes kepada Globoesporte, Minggu (12/8/2012).
“Meski menciptakan banyak peluang bagus, kami tak bisa membuat gol penyama kedudukan. Kami hanya bisa mengakui superioritas lawan kami dan memberi ucapan selamat kepada mereka atas raihan yang amat ingin kami dapatkan,” lanjutnya.
Ungkapan senada pun dilontarkan Neymar, seusai laga. Bomber yang santer dikaitkan dengan Barcelona itu ikut mengakui bahwa Peralta cs lebih baik dari mereka. Kendati begitu, pemain berambut nyentrik itu tak kehilangan keyakinan kepada para rekan-rekannya menyongsong turnamen-turnamen mendatang.
“Jika Meksiko menang, itu karena mereka lebih baik. Dalam sepakbola ada menang dan kalah, tak peduli betapa kerasnya kami berusaha menghormati jersey ini (kostum Brasil),” ujar Neymar.
“Kami masih muda, takkan merasa depresi. Kami takkan menundukkan kepala menatap target berikutnya. Kami sudah punya pertandingan lain Rabu mendatang dan kami harus melupakan kepahitan ini,” tambahnya.
Terakhir, Capitao Thiago Silva menimpali penyemangat menyusul pernyataan Menezes dan Neymar. Apalagi mereka sudah dinanti laga-laga persiapan Piala Konfederasi, menjelang Piala Dunia 2014 di negara mereka.
“Seseorang pernah berkata bahwa kami harus tetap tegar pada masa-masa sulit. Anggota-anggota muda tim ini punya perjalanan yang begitu luas di depan mereka. Semoga di Piala Konfederasi tahun depan, akan berakhir bagi kesuksesan kami,” tuntas mantan bek AC Milan tersebut.











0 komentar:
Posting Komentar