Ilmuwan Temukan Tikus Baru Di Sulawesi


detail berita

JAKARTA - Ilmuwan menemukan spesies tikus baru yang hampir tidak memiliki gigi. Hewan ini tidak mengunyah atau menggerogoti makanannya, tetapi mengonsumsi makanan dengan cara menghisap dan menghirup.

Spesies paucidentomys vermidax ini merupakan satu-satunya tikus dari 2.200 spesies yang tidak memiliki gigi geraham. Akan tetapi, tikus ini memiliki gigi seri yang terletak di bagian atas rongga mulutnya. 

"Gigi seri khusus tikus ini memberi mereka kemampuan yang berbeda untuk mengunyah makanan. Tikus yang hanya memiliki sepasang gigi seri (tanpa gigi geraham) menjadikannya tidak dapat mengunyuah, tikus baru ini unik di antara tikus yang lain," jelas petugas divisi mamalia di Museum Zoologicum Bogoriense, Anang Achmad, seperti dikutip Redorbit, Jumat (24/8/2012).

Dua tikus tersebut telah ditemukan di Gunung Latimojong tahun lalu dan 62 mil sebelah barat laut di Gunung Gandangdewata. Anang mengatakan, spesies tikus ini menggunakan moncong panjang untuk menghisap cacing tanah, kemudian memotongnya menggunakan gigi seri dan menelannya.

Para ilmuwan melaporkan temuannya melalui jurnal Biology Letters, mereka mengungkapkan penemuan ini penting karena menunjukkan bagaimana tikus dipaksa untuk berevolusi serta bertahan hidup di lingkungan Sulawesi.

"Ini adalah contoh bagaimana spesies dihadapkan dengan peluang ekologi baru. Dalam hal ini contohnya adalah melimpahnya cacing tanah, maka tikus tersebut mampu berkembang serta menghilangkan sifat dalam keadaan sebelumnya," ujar Kevin Rowe, kurator senior mamalia di Museum Victoria, Australia.

Ia mengatakan, di pegunungan Sulawesi tempat mereka menemukan Paucidentomys, kondisi lingkungan hutan masih sehat, sehingga bisa memelihara spesies langka hewan tersebut. "Akan tetapi, mereka bisa terancam penebangan liar, pertambangan, perkebunan dan kegiatan manusia lainnya," terangnya.

posted under , |

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Followers

    Advertise


Recent Comments