Aplikasi Smartphone Bisa Deteksi Pneumonia


detail berita

SIDNEY - Hon Weng Chong, seorang mahasiswa di Melbourne Medical School mengembangkan cara cepat untuk mendiagnosa anak-anak di daerah yang langka perawatan kesehatan.

Diwartakan San Fransisco Chronicle, Senin (30/7/2012), pria berusia 24 tahun ini membuat sebuah stetoskop yang bisa dipasangkan ke smartphone dan mendeteksi pneumonia. Uniknya, pengguna stetoskop tidak perlu latihan medis agar dapat menggunakannya.

Pada Maret lalu, Chong mulai mengembangkan purwarupa piranti keras buatannya dalam garasi, dengan dana kurang dari USD20. Dia menghubungkan bagian bulat pada stetoskop ke sebuah mikrofon digital berukuran kecil yang terbungkus pipa karet dan terpasang ke port audio telefon genggam.

Ternyata, aplikasi bernama StethoCloud yang dikembangkannya lebih rumit dari perkiraan, Dia pun merekrut dua orang programer dan seorang mahasiswa medis untuk membantu pembuatan algoritma yang diperlukan.

Melalui alat ini, sekarang ketika seorang anak di sebuah desa terpencil Afrika menderita batuk rejan, maka pekerja kesehatan yang belum terlatih cukup meraih smartphone dan memasang stetoskop.

Aplikasi tersebut akan bertanya berapa lama anak itu telah merasa sakit kemudian meminta pekerja kesehatan itu memeriksa dua jenis pernapasan abnormal, melalui video klip.

StetoCloud belum pernah diuji secara klinis, namun Chong kini mulai merekrut pasien di Melbourne demi meneliti dan mendiskusikan uji coba bersama dokter di Mozambik dan Malaysia.

posted under |

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Followers

    Advertise


Recent Comments