BIG Berharap Bisa Saingi Google


detail berita

JAKARTA - Badan Informasi Geospasial (BIG) hari ini memperkenalkan proyek Ina Geoportal yang mengumpul dan kombinasikan data geopasial dari berbagai institusi. Selain sebagai referensi bagi pemerintah dan masyarakat, proyek tersebut diharapkan bisa menyaingi layanan Google Maps yang telah populer.


"Kita mau mengalahkan Google. Ada wacana orang banyak mengacu ke Google, tapi ketika pakai GPS meleset 100 meter. Google itu looks good, tapi belum ada informasi geospasial," kata Kepala Bidang Metadata Badan Informasi Geospasial, Antonius Bambang Wijanarko di Jakarta, Jumat (27/7/2012). "Secara sistem tidak beda (dengan Google Maps), tapi dalam konten. Di sini adalah data resmi yang diterbitkan pemerintah dan berkekuatan hukum," imbuhnya.

Sebagai layanan peta yang diterbitkan pemerintah, pertanggung jawaban terhadap isinya, menurut Antonius, ada pada pemerintah. Selain itu, hal lain seperti geometri dan tag lokasi juga menjadi pembeda dari Ina Geoportal tersebut dengan Googel Maps.

"Google tidak mempertimbangkan geometri, hanya looks good saja. Pada geoportal tidak ada tag lokasi dan dari lekuk jalan sampai panjang jalan di geoportal pun di buat sesuai skala," ujarnya. Sementara itu, di dalam layanan situs yang digarap Badan Informasi Geospasial ini terdapat informasi mengenai jalan, hidrologi, nama-nama geografis, batas wilayah, garis pantai, kontur ketinggian dan land cover.

Proyek ini sekarang masih berupa purwarupa atau beta, meskipun sudah bisa diakses melalui peramban. Versi rampungnya baru akan meluncur pada 2013. Ke depan, Antonius mengungkap ingin juga membuat aplikasi mobile-nya. "Masih banyak aplikasi yang belum dibangun seperti e-commerce dan download, aplikasi seperti yang di Yahoo dan Google juga mesti ada," terangnya.

posted under |

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Followers

    Advertise


Recent Comments